12 C
New York
Rabu, Februari 28, 2024

Buy now

spot_img

Kepala Bapenda Kota Makassar Akan Jadi Pembicara Pada Acara Pelatihan Pajak di Tokyo Jepang

Makassar – (CompleteNews.Id).

Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan eksistensinya di kancah dunia, betapa todak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, satu-satunya Kota di Indonesia yang diundang oleh Asian Development Bank (ADB), untuk mengikuti Workshop Regional Penguatan Pengelolaan Pajak Properti, dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Takaoka dan Tokyo, Jepang. Berlangsung selama lima hari mulai 4-8 September 2023 nanti.

Kegiatan itu diikuti sepuluh negara yakni; Armenia, Kamboja, Indonesia, Kyrgyz Republic, Laos, Nepal, Philipina, Tiongkok, Sri Langka, dan Thailand.

Tidak hanya menjadi peserta, Kepala Bapenda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra diberi kesempatan menjadi pembicara pada hari kedua.

Mewakili Indonesia Firman Pagarra, tampil bersama tiga pembicara lainnya. Paul Bidanset Konsultan Manajemen Pajak Properti Internasional (Sistem TI) ADB.

Sirinun Maikong selaku Ekonom Biro Kebijakan Pajak, Kantor Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Thailand dan Stephane Gil selaku Konsultan Pajak Properti Internasional ADB.

“Alhamdulillah Bapenda menjadi bagian penting dalam workshop ini, kita diundang menjadi peserta sekaligus pembicara di workshop perpajakan yang akan diselenggarakan di Tokyo,” ungkap Firman Hamid Pagarra. Rabu (30/8/23).

Menurut Kepala Bapenda Kota Makassar Firman Pagarra. Tujuan dari Workshop ini untuk meningkatkan kapasitas institusi dalam manajemen pajak properti. Khusus di Bapenda ada dua yakni PBB dan BPHTB.

“Jadi tujuan kami diundang di sini untuk mengetahui bagaimana Kota Makassar, menjadi salah satu kota yang ada di Indonesia dalam hal resiliensi city, terkait perpajakan khususnya PBB dan BPHTB,” katanya.

Menjadi perwakilan Indonesia, Bapenda Makassar didampingi Direktur Pendapatan Daerah Kementrian Dalam Negeri Hendriwan Imron dan Analis Pajak Daerah Kementrian Dalam Negeri Mirni Sumiyati.

“Ada 23 peserta Workshop dari sepuluh negara dan khusus Indonesia kami cuma bertiga,” jelasnya.

Suatu kebanggaan bisa mewakili Indonesia dalam Workshop Perpajakan, yang diselenggarakan ADB.

Rencananya, Firman Pagarra akan memaparkan terkait capaian aplikasi Pakinta (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi), yang diterapkan sejak 2022 lalu.

“Kami akan memaparkan bagaimana penggunaan aplikasi Pakinta mampu meningkatkan jumlah target pendapatan. Jadi banyak orang yang terbantu dan langsung membayar melalui aplikasi, dibandingkan tahun sebelumnya yang harus datang ke kantor,” ucapnya.

Keberhasilan itu dibuktikan dengan banyaknya user yang terdaftar di aplikasi Pakinta inovasi Bapenda Kota Makassar. Bahkan capaian pendapatan PBB meningkat dari Rp.180 Miliar di 2021 naik menjadi Rp. 213 Miliar di 2022.

“Kita juga akan memaparkan pemetaan PBB yang kita lakukan tahun lalu. Itu kita punya peta potensi di dua kecamatan yaitu Manggala dan Tamalate dan alhamdulillah ada kenaikan yang terjadi dari jumlah Nomor Objek Pajak (NOP),” tandas Firman Hamid Pagarra, Kepala Bapenda Kota Makassar. (*/km).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles