19.3 C
New York
Minggu, April 21, 2024

Buy now

spot_img

Penjabat Gubernur Bahtiar Bertemu Rektor Universitas Balikpapan Irsadi: Pak Gubernur Orangnya Visioner Secara Global dan Lokal

Makassar — (CompleteMews.Id).

Penjabat Gubernur Sulsel Dr. Bahtiar Baharuddin, M. Si, bertemu Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zaenal, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Jalan Sungai Tangka Makassar. Kamis malam 21/3/24).

Dalam pertemuan itu Isradi menyerahkan buku karyanya tentang Ibu Kota Nusantara (IKN), yang sebelumnya buku yang sama telah diserahkan ke Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan, sekaligus Calon Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Isradi yang merupakan warga Sulsel ini, berbincang tentang visi ekonomi dan pertanian, hubungan antara Sulsel dan Kalimantan Timur, serta konektivitas dan inovasi dalam menyambut hadirnya IKN, sebagai daerah penyangga.

“Kami dari Kalimantan Timur, kami bersilaturahmi bahwa kami warga Sulsel ada di sana. Kami malam ini membawakan Buku IKN Nusantara, yang saya kaget juga Pak Gubernur ada konsep luar biasa,” ungkap Isradi.

Terkait visi Sulsel untuk membangun hubungan integrasi dengan IKN, karena ke depan akan banyak terjadi perubahan landskap baik ekonomi, konektivitas udara dan laut. Ia menilai, ini akan sangat bermanfaat.

“Sulsel itu sejak dulu memberikan suplai yang baik untuk Indonesia. Misalnya kebijakan baru Pak Gubernur terkait Sulsel ini. Saya rasa Sulsel akan semakin punya peran, misalnya hasil pertanian,” katanya.

“Sulsel ini sejak dulu menjadi partner Kalimantan Timur, dengan IKN akan memiliki peran besar dan sangat istimewa. Baik itu terkait SDM dan suplai pangan,” lanjutnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah posisi strategis Sulsel, yang perlu dimanfaatkan. Baik itu posisi yang berdekatan dengan IKN, dan adanya Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, lintasan laut dalam yang ekonomis dan aman dilalui. Termasuk kapal internasional yang dapat menjadi alternatif lain, selain jalur di Selat Malaka.

“Terkait alur kepulauan Indonesia dan itu lengkap, saya suprise malam ini, saya tidak menyangka ada  penjelasan lengkap mengenai ALKI II itu,” ucanya.

Hal ini terkait pertahanan dan keamanan, potensi yang dimiliki untuk dimanfaatkan oleh Sulsel misalnya, menjadi rest area perlintasan.

Akademisi dengan latar belakang Praktisi Keinsinyuran K3, dan Manajemen ini juga bersama Penjabat Gubernur Bahtiar, berdialog terkait konsep pengembangan Sulsel, yang juga telah dibawa ke Presiden, yakni Mamminasata plus Pangkep.

Wilayah terintegrasi di Kota Makassar dengan kabupaten lainnya, memiliki potensi besar mendukung eksistensi IKN.

“Malam ini juga pembahasan kami istimewa, saya biasanya dengan Mamminasata, tapi dengan memasukan Pangkep itu sangat luar biasa. Kalau saya tadi dengar beliau sempat berbincang dengan Jokowi, dengan memasukkan Pangkep. Itu suatu inovasi, menurut saya,” katanya.

Tidak sampai di situ, mereka juga berdialog terkait pariwisata, sejarah dan tokoh pejuang asal Sulsel.

“Saya lihat Pak Gubernur ini orangnya visioner  baik secara global dan lokal. Ini pertama kalinya saya komunikasi, kami berbincang lama karena sangat menarik,” tandasnya. (*/sp).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles