20.8 C
New York
Sabtu, Juli 20, 2024

Buy now

spot_img

Penjabat Sekda Sulsel Rapat Bersama Satgas Pangan Distributor Bahas Ketersediaan Bahan Pokok Natal Tahun Baru

Makassar — (CompleteNews.Id).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad. memimpin Rapat terkait Ketersediaan Bahan Pokok, Gula, dan Minyak Goreng. Rapat itu berlangsing di Ruang Command Center, Lantai IV Kantor Gubernur Sulsel. Rabu (13/12/23).

Rapat pertemuan itu diikuti OPD terkait, lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel, Satgas Pangan Sulsel. KPPU Sulsel, Perum Bulog Sulselbar, Balai Karantina Pertanian Makassar, serta distributor maupun pelaku usaha bahan pokok di Sulsel.

Pertemuan itu membahas langkah konkret, tindak lanjut pemantauan giat distributor bahan pokok, menjelang perayaan natal dan tahun baru (nataru).

“Kita rapat brsama para mitra, ada dari bulog, dari satgas pangan, dari KPPU, kemudian juga perwakilan OPD terkait,  serta dihadiri oleh para pengusaha dalam hal ini distributor-distributor yang selama ini menyuplasi dalam skala besar, khususnya komoditi pangan strategis,” ucap Pemjabat Sekda Sulsel.

Penjabat Sekda mengatakan. Pelaku usaha yang diundang termasuk dari distributor gula dan minyak goreng. Mengingat dua komoditi ini, yang berpotensi mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah tadi dari diskusi kita, ternyata dari sisi ketersediaan stok sampai Januari (2024), insya Allah dipastikan tersedia,” lanjutnya.

Akan tetapi, dari segi harga diprediksi akan mengalami kenaikan, yang disebabkan beberapa hal antara lain. Memang nilai lelang awal itu yang sudah berada di angka Rp. 15.500,- untuk gula.

Nah ini kemudian menyebabkan mereka tentu tidak bisa menurunkan, karena memang pembelian awalnya sudah di angka Rp. 15.500,-

Yang kedua disebabkan karena, mata rantai distribusinya yang terlalu panjang. Hal ini akan menjadi pembahasan lebih lanjut, untuk mencarikan solusi perihal tersebut.

Terlebih, salah satu langkah Pemprov Sulsel bersama TPID, menghadirkan mobil mini distribution center (MDC) di Makassar,

Layanan toko sembako murah ini dihadirkan; untuk mengintervensi demi mengendalikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Mudah-mudahan dengan kehadiran  mini distribution center (MDC) ini, bisa memperpendek siklusnya. Ini kan kita sedang galakkan bagaimana stok kita bisa tersedia dan harganya juga tentu terjangkau,” jelasnya.

Lebih lanjut Sekprov Andi Muhammad Arsjad mengatakan. Rapat pertemuan ini akan dilakukan secara rutin dan kontinue, untuk mendapatkan kesamaan data informatif dan apa yang menjadi faktor penyebab kenaikan, termasuk mendapatkan kondisi atau gambaran ketersediaan dari distributor yang ada.

“Kegiatan ini bermanfaat bagi kita Pemerintah Provinsi, khususnya mendapat informasi data yang akurat, sekaligus mencari masalah dan penyebabnya. Tentu menjadi bahan rekomendasi kita, kepada pimpinan dan menjadi bahan pertimbangan menghadapi Natal dan Tahun Baru,” tandas Penjabat Sekda Provinsi Sulsel,
Andi Muhammad Arsjad. (*/sp).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles