13.9 C
New York
Minggu, April 21, 2024

Buy now

spot_img

Tarawih Dimasjid Al-Markaz Penjabat Gubernur Bhtiar: Ketimpangan Sosial Bisa Diatasi Apabila Terbangun Kultur Terbiasa Berbagi

Makassar — (CompleteNews.Id).

Penjabat Gubernir Sulsel Dr. Bahtiar Baharuddin. M.Si, bersama istri dan anak serta keluarga, melaksanakan salat Isya dan Tarawih Ramadan kedua, di Masjid Al-Markaz Al-Islami. Selasa (12/3/24).

Penjabat Gubernur Sulsel Dr. Bahtiar Baharuddin dalam sambutan pada malam kedua Ramadhan 1445 Hijriah menyampaikan dua poin yaitu; Pertama, Gerakan Sulsel Ramadan 1445 Hijriah Berbagi Bahagia kepada sesama.
Kedua, akan melaunching pada 17 Ramadan Gerakan Sedekah Pohon untuk memulihkan alam Sulsel.

Penjabat Gubernur pada kesempatan itu menyebutkan. Resonansi masjid akan terbukti dengan karakter lingkungan masjid tersebut.

Masjid perlu memberikan dukungan kepada lingkungan dan kehidupan di sekitarnya, tidak terpisahkan dengan masyarakatnya.

“Kepada orang tua saya ulama Sulawesi Selatan. Saya senang sekali mendengarkan pengantar dari panitia dan pengurus masjid. Bahwa sejak awal dibangun masjid ini, bukan hanya tempat beribadah, tetapi masjid ini menjadi Pusat Peradaban Islam dan Gerakan Sosial Kemasyarakatan,” lanjutnya.

Masjid juga mengajarkan peradaban dan sosial. Sehingga melalui kesempatan itu Penjabat Gubernur mengajak masyarakat Sulsel, di mana pun berada baik yang ada di Sulsel maupun di rantauan, untuk ikut gerakan sosial selama Ramadan ini.

“Bulan ini kami bersama Bupati dan Walikota membuat gerakan sederhana, gerakan sosial yang kami sebut Sulawesi Selatan Ramadan 1445 Hijriah Berbagi Bahagia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu. Penjabat Gubernur mengaku hendak menjadikan bulan Suci Ramadan di Sulsel, menjadi gerakan dengan makna untuk masyarakat berbagi dengan lingkungannya. Untuk membantu masyarakat yang miskin atau yang membutuhkan.

“Oleh karenanya. Ketimpangan sosial ini mestinya bisa diatasi, apabila terbangun kultur terbiasa berbagi,” katanya.

Selanjutnya terkait pada Ramadan ini tepatnya pada malam Nuzul Qur’an, 17 Ramadan. Rencananya dipusatkan di Kabupaten Bone, akan dilaunching kegiatan sedekah pohon. Ini karena lebih 2/3 alam atau tanah Sulsel sudah rusak atau menurun kemampuannya.

“Ini namanya sedekah pohon, karena kita lihat di banyak tempat. Di Sinjai longsor, di Luwu. Ada juga banyak banjir. Kenapa, karena alam yang begitu indah ini di Sulsel, sudah tidak ada pohonnya yang mengikat gunung dan batu-batu,” jelasnya.

Akan dibagikan 20.000 pohon ke masyarakat. Selain itu, Bahtiar sendiri pada gerakan ketahanan pangan tahun ini berbagi 5 juta pohon, terdiri dari 3 juta pohon sukun dan 2 juta pohon nangka.

“Jika ini dilakukan maka Sulsel sebagai paru-paru alam dan sumber kehidupan masyarakat Sulsel hari ini dan ke depan,” sebutnya.

Penjabat Gubernur mengapresiasi masyarakat Sulsel, yang telah merawat kerukunan, keamanan dan ketentraman.

Pada tarawih malam pertama Ramadan, Penjabat Gubernur Sulsel beserta keluarga melaksanakan salat di Masjid Aisyah Rumah Jabatan Gubernur di Jalan Sungai Tangka. (*/sp).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles