28.6 C
New York
Selasa, Juli 16, 2024

Buy now

spot_img

Walikota Makassar Ramdhan Pomanto Jadi Pembicara AMF 2023 Dihadapan 500 Gubernur dan Walikota Asean

Jakarta — (CompleteNews.Id).

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mendapat kehormatan menjadi pembicara, pada forum internasional Meeting of Governors and Mayor of ASEAN Capitals (MGMAC) dan ASEAN Mayor Forum (AMF) 2023.

Kegiatan itu diikuti 500 peserta yang meliputi Gubernur dan Walkota Negara-negara ASEAN, perwakilan Asosiasi Pemerintah Daerah dari Negara anggota ASEAN, Community Permanent Representative ASEAN, mitra kerja sama, dan badan multilateral lainnya.

Kegiatan Berlangsung di Hotel Fairmont Jakarta 1 sampai 2 Agustus 2023, Forum Internasional itu dibuka Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, didampingi Sekjen ASEAN Mr Kao Kim Hourn, dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Sebagai rangkaian KTT ASEAN 2023 yang akan digelar di Jakarta, forum ini membahas lima isu strategis. Yakni; pertumbuhan ekonomi inklusif, transformasi digital, kota tangguh dan aksi iklim, lokalisasi SDGs, mobilitas berkelanjutan untuk mempercepat kota nol emisi bersih.

Dalam forum internasional itu, Walikota Ramdhan Pomanto tampil pada panel sesi dua dan membahas tentang transformasi digital, yang dimoderatori Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Di hadapan Walikota dan Gubernur negara ASEAN, Walikota memaparkan delapan kunci keberhasilan digitalisasi, dalam tatanan sistem pemerintahan.
Yakni Public Engagement, Big Data, Smart System, Inovasi City Apps, Operating and Maintenance, Public Acceptance, Updating Management, dan bertransformasi menuju Makassar Metaverse.

“Jadi kenapa Kota Makassar membutuhkan digitalisasi, untuk melayani masyarakat dan mengelola sumber daya yang ada,” ucap Walikota Ramdhan Pomanto, di sela-sela diskusi panel. Selasa (1/8/23).

Walikota Ramdhan Pomanto mengatakan. Ada beberapa poin yang menjadi target dan sasaran digitalisasi di Makassar Seperti, informasi yang transparan, data real time, konektivitas sumber daya, pengurangan biaya, dan quick respon.

“Termasuk juga menyediakan data yang lebih akurat, hasil mudah diakses, lebih adaptif, dapat disesuaikan (customised), hasilnya terakumulasi, dan sistem yang lebih aman,” ungkapnya.

Walikota Ramdhan Pomanto mencontohkan. Transformasi digital di Makassar yaitu; Penerapan Homecare dan Aplikasi Telemedicine, yang memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan.

Kita juga mempunyai Aplikasi Pakinta (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi), yang memudahkan masyarakat dalam membayar pajak daerah, yang berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.
Contoh lain pada saat pandemi Covid-19, Kota Makassar menerapkan manajemen QR Code melalui program Makassar Recover, untuk memisahkan masyarakat yang terdampak dan tidak terdampak. Sehingga lebih cepat pulih
pertumbuhan ekonomi Makassar. Sebelum pandemi, ekonomi Makassar 8,79% kemudian turun menjadi -1,27% pada saat pandemi, dan sekarang naik menjadi 5,4% di atas rata-rata provinsi dan nasional.

“Jadi kunci keberhasilan transformasi digital adalah public acceptance terhadap program. Kita juga perlu ada kebijakan mengenai open data di ASEAN supaya bisa terkumpul data yang bisa diperbandingkan dengan mudah se-ASEAN. Misalnya, data kenaikan muka air laut,” tandas Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. (hkm).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles